News

Sekolah GenIUS

Asah Kreatifitas dan Imajinasi Siswa Melalui Desain Grafis

Kreativitas siswa masa kini sangat perlu ditumbuhkembangkan secara intens. Seiring kemajuan teknologi, mau tidak mau hantaman efek negative dari teknologi sangat terasa. Untuk itu siswa perlu terus diarahkan dan dibimbing untuk memanfaatkan waktu luangnya dengan melatih kreativitas positifnya untuk dapat mengembangkan dan menyampaikan idenya secara menarik untuk masyarakat luas kelak.

Di samping critical thingking siswa pada perkembangan teknologi di sekolah dan lingkungannya cukup kuat, Sekolah GenIUS memberikan kesempatan pada siswa yang mempunyai hobi di bidang informasi teknologi (IT). Penyaluran hobi tersebut diagendakan pada salah satu ekstrakurikuler (ekskul) pilihan yakni desain grafis di sekolah.

Antusias siswa yang mengikuti ekskul ini cukup memancing perhatian. Pasalnya, target yang dicanangkan pelatih pun sangat memukau. Diantaranya instalasi aplikasi desain grafis berbasis vector corel draw 11, penggunaan ikon dasar corel draw, membuat dan memodifikasi objek dasar, membuat desain grafis dengan variasi warna, bentuk, dan ukuran, serta membuat desain logo berserta filosofinya.

Menurut Eduardo Richard Eko Setiawan Bei, pelatih ekskul desain grafis Sekolah GenIUS, manfaat mempelajari desain grafis dapat menumbuhkan kreatifitas siswa di bidang lain. Ia melihat perkembangan yang baik dari siswa yang secara umum sudah dapat membuat design dengan rapi, dan tepat sasaran dengan filosofinya, membuat dirinya yakin potensi siswa dapat lebih diasah dengan maksimal.

“Saat ini yang sedang difokuskan ilmu dasarnya dulu agar mantap basicnya, salah satunya pembuatan logo perusahaan milik pribadi siswa. Selain itu dalam pembuatan logo tersebut siswa diarahkan untuk menentukan filosofi dari setiap simbol yang dibuatnya. Hal ini dapat menumbuhkan critical thingking dan kepekaan siswa dalam memaknai setiap sudut sisi kehidupan” ujarnya.
Melihat semangat dan antusias siswa dalam memahami ilmu desain grafis banyak hal yang perlu dikembangkan. Dari modal dasar desain grafis yang sedang ditekuninya saat ini dapat dijadikan kunci saat siswa diberikan ruang belajar fotografi, desain video visual, cameramen, dan pembuatan logo dan filosofinya untuk berbagai kebutuhan.

“Saya berharap, sekolah dapat menyediakan juga ruang belajar bidang cameramen, fotografi, dan bidang lain sebagai lanjutan ilmu desain grafis yang sudah dimiliki siswa. Karena saya melihat potensi siswa sangat baik untuk diasah dan dikembangkan dengan baik ke depannya,” harap Eduardo.
Antusias yang disampaikan Eduardo juga diakui oleh salah satu siswa yang mengikuti ekskul desain grafis, Adellya siswa kelas VIII B. Ia menyampaikan ketertarikannya pada dunia informatika tumbuh saat dirinya mengenal ilmu teknik informatika sejak jenjang SD. Setelah masuk jenjang SMP Ia lebih antusias belajar berbasis IT. Terlebih saat mata pelajaran TIK, dirinya selalu terpacu untuk mengetahui potensi-potensi yang ada di berbagai aplikasi yang disuguhkan dalam laptop/computer.

“Saat saya tahu ada ekskul desain grafis, saya langsung senang sekali karena saya sangat tertarik dengan dunia informatika. Saya ingin lebih mendalami ilmu ini agar dapat berguna bagi saya untuk di masa yang lebih maju nanti,” ungkapnya.

©Sekolah Genius