News

Sekolah GenIUS

Membentuk Pola Pikir dan Karakter Seorang Peneliti Melalui Kegiatan STEAMIFI dan GenIUS Lympic

Steamifi (Science technology engineering art and mathematics festival) tahun ini merupakan kali kedua terselenggaranya program ini. Program Steamifi diselenggarakan 9 s.d.11/12. Peserta yang mengikuti program tersebut berjumlah 55 siswa sekolah dasar. Program yang dilakukan secara berhari-hari berlangsung dengan tertib dan meriah.

Seluruh siswa yang mengikuti program tersebut terlihat sangat antusias. Program tersebut memuat kegiatan-kegiatan didalamnya. kegiatan pada 9/12 antara lain, tebak gambar, labirin, sudoku, estafet sarung, teka teki batang, dan ranking 1. Selanjutnya, pada 10/12 kegiatan yang diselenggarakan; permainan blokus, twister, dan pembekalan untuk kegiatan esok hari tentang pembuatan suatu proyek atau kerajinan. Terakhir, pada 11/12 kegiatan yang diselenggarakan adalah membuat satu proyek yang sudah disusun dan direncanakan siswa.

Terdapat beberapa kegiatan yang diselenggarakan secara berkelompok dan secara individu. Kegiatan yang dilakukan secara individu yaitu, ranking 1 dan permainan blokus. Selain itu, kegiatan dilakukan secara berkelompok. Setiap kelompok mempunyai cara dan teknik sendiri untuk dapat menang disetiap kegiatannya. Setiap kegiatan mempunyai cara bermain yang berbeda.

Cara bermain pada kegiatan tebak gambar yaitu siswa dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok harus menebak sebuah kata tersirat berdasarkan gambar. Kelompok harus menebak 5 gambar yang diberikan. Kelompok yang berhasil menebak gambar dengan waktu tercepat, maka akan menang. Kemudian, pada permainan labirin siswa harus memcahkan masalah pada kertas labirin. Siswa secara berkelompok harus menentukan jalan dengan memberikan garis antara tulisan start dan finish. Siswa yang berhasil menentukan jalan dengan waktu tercepat dinyatakan menang. Selanjutnya, permainan sudoku siswa secara berkelompok diminta untuk mengisi angka pada setiap kolom yang disediakan. Namun, kolom-kolom tersebut harus diisi dengan angka yang berbeda. Kelompok yang berhasil menyelesaikan dengan waktu tercepat akan memenangkan permainan sudoku. Beranjak ke permainan estafet sarung, siswa dibuat berkelompok dan membentuk sebuah lingkaran. Kelompok harus memindahkan sarung dari sisi kiri ke sisi kanan pemain tanpa melepaskan pegangan, kelompok yang berhasil memutar sarung terbanyak adalah pemenangnya. Lalu, permaianan teka-teki batang, masih dalam permainan kelompok. Kelompok diberikan 18 batang yang membentuk angka 508. Kelompok harus membuat angka yang lebih besar hanya dengan memindahkan dua batang, kelompok yang berhasil membuat banyak angka akan memenangkan permaianan. Beralih dari permainan kelompok ke individu, yaitu ranking 1. Siswa secara individu harus menuliskan jawaban yang tepat pada kertas yang sudah disediakan. Soal akan dibacakan oleh panitia. Siswa yang memenangkan permainan ini adalah siswa yang satu-satunya bertahan. Selanjutnya, permainan individu lainnya ialah permaianan blokus, permaianan yang menggunakan strategi berpikir untuk dapat memenangkan permainan blokus. Permainan ini dimainakan di atas papan persegi yang terbagi atas 20 baris dan kolom. Pemain harus meletakkan kepingan blokus pada papan. Pemain yang memiliki kepingan blokus paling sedikit dinyatakan menang. Kembali dari permainan individu ke permainan kelompok, yaitu permaianan twister. Twister merupakan permainan dengan menggunakan board spinner dan waktu. Setiap pemain dalam kelompok harus mengikuti instruksi berdasarkan board spinner. Pemenang dalam permainan ini ditentukan berdasarkan banyaknya jumlah pemain dalam kelompok yang berhasil sampai ke garis finish dengan waktu yang sudah ditentukan. Kemudian kegiatan selanjutnya ialah pembekalan materi untuk dapat membuat suatu proyek atau kerajinan. Kegiatan terakhir yaitu pembuatan proyek berdasarkan kreasi kelompok yang nantinya akan dipresentasikan kepada juri.

“Steamifi merupakan kegiatan yang bagus, karena siswa dilatih untuk berpikir, berdiskusi, bekerja sama dengan baik, membangun komunikasi antar kelompok dengan baik, dan belajar menjadi pribadi yang disiplin” ujar Jeri siswa kelas 6 yang menjadi peserta dalam kegiatan tersebut.

©Sekolah Genius